Bangga berbahasa Indonesia

Masih terngiang-ngiang ucapan dari salah satu pengajar bahasa perancis CCF keturunan Madagascar malam ini yang mengatakan bahwa bahasa perancis tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bahasa kalian. Sekali lagi hal memalukan terjadi dalam hidup saya, ketika orang asing mengatakan bahwa anda harus bangga dengan segala kekayaan dan kebudayaan yang anda miliki. Memang betul bahwa hingga saat ini bahasa Perancis masih berada diperingkat ketiga sebagai bahasa yang paling penting dan paling banyak digunakan setelah Inggris dan Spanyol. Tapi sadarkah kita bahwa ternyata bahasa yang paling banyak digunakan di dunia bukanlah ketiga bahasa tersebut?

Berbekal pencarian data dengan google, saya berhasil menemukan data yang mendukung pernyataan diatas. Saya sengaja memasukan kata kunci “most spoken language” untuk mencegah ambigu dengan “most popular language”. Namun sayangnya data yang saya dapatkan pun belum bisa diuji validitasnya, karena ada deviasi jumlah penduduk yang cukup signifikan dengan kenyataan dilapangan.

Berikut adalah 3 contoh data yang saya ambil dari beberapa sumber :

1. www.krysstal.com
1. Mandarin
2. English
3. Spanish
10. Bahasa (175 million)

2. www.wikipedia.org
1. Mandarin
2. Hindi/Urdu
3. Spanish
6. Malay/Bahasa (260 million)

3. www.soyouwanna.com
1. Mandarin
2. English
3. Hindi
9. Indonesia (159 million)

Dapat kita lihat bahwa dari ketiga sumber tersebut, bahasa mandarin selalu menempati peringkat 1. Bukan saja karena jumlah penduduknya yang nyaris mencapai 2 milyar, tapi juga penyebarannya yang sangat luas menyebabkan bahasa ini patut diperhitungkan sebagai bahasa yang paling berpengaruh.

Tidak perlu dipertanyakan lagi, bahasa Inggris rata-rata ditempatkan ditempat ke-2 atau ke-3 sebagai bahasa terbanyak digunakan. Pengaruh yang kuat di negeri bekas jajahannya menyebabkan bahasa ini menjadi bahasa yang paling populer dunia Internasional.

Sementara bahasa perancis yang saya pelajari saat ini ternyata rata-rata hanya menempati peringkat 7-10. Namun bahasa ini menjadi bahasa kedua yang paling populer karena banyak digunakan di sebagian besar eropa, afrika, timur tengah, sebagian kecil indo cina dan amerika utara.

Memiliki struktur bahasa yang mirip dengan bahasa perancis, bahasa spanyol menjadi bahasa kedua terbanyak digunakan di dunia dan di amerika serikat. Mungkin kita sudah familiar dengan negara bekas jajahan spanyol yang menjadikan bahasa spanyol sebagai bahasa ibu mereka seperti Filipina, Chili dan Meksiko. Uniknya, baik pengguna bahasa perancis maupun bahasa spanyol keduanya memiliki sifat fanatik yang sama terhadap bahasanya. Mereka cenderung tidak mau menggunakan bahasa lain selain bahasa mereka sendiri.

Namun yang lebih mengherankan lagi adalah Bahasa Indonesia. Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 220 juta (mari kita tunggu hasil sensus penduduk 2010 ini), bahasa Indonesia menempati peringkat 6-9 sebagai bahasa yang paling banyak dipakai di dunia, mengalahkan pengguna bahasa Perancis dan Jerman diseluruh dunia.

Pernahkah kita bangga dengan bahasa kita sendiri seperti layaknya bangsa/jajahan Perancis dan Spanyol? Seringkali saya merasa miris ketika berhadapan dengan orang asing yang lama tinggal disini namun tidak “bisa/ingin” menggunakan bahasa Indonesia ketika berkomunikasi di Tanah Air, padahal dari segi kerumitan, struktur bahasa Indonesia jauh lebih mudah dipelajari dibandingkan dengan bahasa populer lain didunia.

Seberapa pentingkah peran Indonesia di dunia Intenasional?
Tidak hanya dalam dunia pariwisata, Indonesia juga memiliki peran sentral dalam ekonomi dan memiliki peranan strategis dalam masalah global seperti penanganan global warming, energi hingga terorisme. Dengan mempertimbangkan kekayaan alamnya yang luar biasa dan jumlah penduduk yang besar, maka peran Indonesia sudah patut diperhitungkan di dunia.

Jadi bagaimana mempertahankan eksistensi bahasa kita ?
Seandainya semua iklan,baliho dan poster hanya menggunakan bahasa Indonesia.
Seandainya semua status Facebook menggunakan bahasa Indonesia yang baik.
Sendainya semua software ada versi bahasa Indonesia (meskipun dibajak juga akhirnya).
Seandainya pemerintah mempromosikan bahasa Indonesia gratis sebagai bagian paket wisata.
Seandainya nilai ulangan bahasa Indonesia tidak boleh dapat C (pengalaman pahit).

Saya berangan-angan seandainya setiap orang Indonesia di pusat perkantoran elit Jakarta, pusat pariwisata dan pusat perbelanjaan lebih menyukai berbicara bahasa Indonesia dibandingkan dengan bahasa Inggris ketika berbicara dengan orang asing. Bukan karena alasan supaya kelihatan pintar dan terkesan “manusia internasional”, tapi karena dimana bumi dipijak disanalah langit dijinjing.

Kenapa?
karena Indonesia adalah bangsa yang besar dan kita lebih pantas bersifat fanatik dalam konteks nasionalisme!

2 thoughts on “Bangga berbahasa Indonesia

  1. stuju ci. smoga waktu skolah dperancis bisa dipergunakan untuk memperkenalkan bangsa kita ok.
    gw kaget orang texas tau banget klo anak kecil di indonesia suka diajarin ngorokok di umur 3 tahun gara2 1 kasus aja ci.

    • Amin. Media yg paling efektif emang dari mulut ke mulut sih, supaya mereka tertarik datang ke indo terus pelan2 mulai deh belajar bahasa indo.
      Gw dah ketemu beberapa orang perancis yang lancar banget bahasa indonya..salut! Mereka bicara bahasa indo kalo lagi makan bareng2 dengan orang lokal.
      Buset..maksudnya ada orang texas yang ngerti bahasa indonesia ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s